Bakso Cuanki Instan, Lahan Basah Bisnis Kuliner yang tak Pernah Sepi

  • Whatsapp
grosir bakso cuanki instan asli bandung

Bakso Cuanki Instan booming di tengah Korona. Daya pikatnya pada rasa pedas. Iya, bahkan menjadi klangenan sebagian orang. Bakso instan bisa jadi ide bisnis menarik lo, apalagi Korona memang merontokkan semua lini kehidupan, terutama ekonomi.

Jika kamu sedang mencari ide bisnis kuliner rumahan modal minim, Cuanki instan cocok banget. Tertarik bisnis cuanki instan atau bakso pedas yang lain? Tukang Kuliner akan ajarin cara memulai dan cara menyiapkan bahannya.

Read More

Sebelumnya, kita ulas dulu yuk apa artinya Cuanki, dan isinya apa saja serta bedanya dengan bakso biasa. Simak ya!

Mengenal Bakso Cuanki dan Sejarahnya

Dikutip dari Wikipedia.org, Senin (7/6/2020), Bakso Cuanki adalah makanan khas Bandung. Pertama kali dikenalkan oleh orang Tionghoa. Berbahan dasar daging sapi, tepung tapioka, dan bumbu penyedap lainnya yang disajikan dengan kuah kaldu yang kuat berisi bakso, siomay kukus, siomay goreng, tahu goreng, dan tahu rebus dengan taburan bawang goreng dan daun seledri.

Cuanki berasal dari kata “Cari Uang Jalan Kaki.” Dulu, dijajakan dengan cara dipikul. Namun itu dulu, perkembangan teknologi membuat orang mangkal, baik dengan gerobak atau bahkan kios.

Di era teknologi informasi, cuanki dijajakan secara online. Bahkan muncul cuanki instan.

Baca juga: Bisnis Makananmu Susah Berkembang? Simak Tip Usaha Kuliner ala William Wongso Berikut!

Walau sebenarnya tidak pedas, trend yang ada memaksa cuaki berdaptasi dengan penambahan rasa pedas. Tentu saja, menjadi daya tarik yang sangat kuat.

Ada yang menyebut, Cuanki mirip bakso Malang. Tapi faktanya beda, kok.

Berikut perbedaan Bakso Malang dan Cuanki.

Perbedaan Bakso Malang dan Bakso Cuanki

Isi Bakso

  • Bakso cuanki berisi bakso halus, siomay kukus, siomay goreng, tahu goreng, tahu rebus, ada pakai mie
  • Bakso malang satu porsi berisi bakso halus, bakso urat, bakso goreng, siomay kukus, siomay goreng, tahu goreng

Kuah Bakso

  • Kuah cuanki karakteristik rasa gurih cukup tajam karena komposisi bumbu, kaldu, dan penyedap sehingga rasanya yang kuat.
  • Bakso malang memiliki kuah yang jernih dan ringan daripada cuanki karena kuah tersebut berasal dari air bekas rebusan daging.

Asal-usul

  • Bakso malang memakai gerobak dorong
  • Cuanki berasal dari cari uang jalan kaki, dipikul

Penyajian

  • Cuanki direbus dalam kuah termasuk siomay goreng dan disajikan ketika siomay goreng mengembang.
  • Bakso malang tidak merebus isiannya namun menyiram isian sehingga siomay goreng tidak mengembang.

Peluang Bisnis dan Cara Memulai Usaha Bakso Cuanki

Melihat dari sejarahnya, dan trend yang ada, bisnis cuanki akan tetap laku. Apalagi cuanki instan. Terbukti, di masa Korona ini, banyak sekali yang berjualan. Bahkan menjamur.

Kamu bis cek di marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak dan semisalnya. Banyak banget orang jualan. Baik grosir maupun eceran.

Nah, kabar baiknya, cuanki diminati banyak kalangan. Mulai dari artis, pejabat, tua, muda maupun Anak-anak. Kalau kamu tanya, apa masih laku?

Jelas masih laku. Kamu ngga akan tahu sebuah barang laku atau tidak kecuali dengan: Melihat histori, mencoba berjualan. 

Makanya, memulai usaha bukanlah modal, tapi keberanian untuk rugi.

Lalu bagaimana cara memulai usaha Cuanki Instan ini?

Ok, banyak pertanyaan yang masuk ke redaksi Tukang Kulineran, soal itu. Sekarang kita ulas saja.

Cara Mulai Bisnis Bakso Cuanki Instan

  1. Pertama: Doa, minta petunjuk pada Allah
  2. Siapkan produk cuanki instan, bisa beli di Tokopedia:
  1. Langkah kedua: Siapkan banner digital untuk media promosi
  2. Langkah ketiga: Mulai jualan, bisa jualan di marketplace, sosial media, atau di WA stori.
  3. Keempat: Pelayanan diperbagus.
  4. Kelima: Sabar

Kesimpulan

Memulai bisnis cuanki instan mudah sekali. Asal kamu mau sabar, karena itu jangan menyerah sebelum mencoba. Cuanki instan pun sama, dia tidak langsung terkenal. Semua butuh proses, dan semua butuh untuk dicoba.

Jika tidak mau mencoba, bagaimana bisa tahu laku atau tidak. Selamat mencoba dan pastikan Tukang Kuliner dapat cerita suksesmu ya!

Related posts