Ngga Harus Makanan Beku, Bakpia Pia juga Bisa Dijual Online! Begini Cara Jualnya

  • Whatsapp
sejarah bakpia pia

Bakpia pia memiliki 2 varian, kering dan basah. Kuliner ringan ini bisa dijual ke seluruh Indonesia, dengan media online. Makanya, dia bisa jadi ide usaha rumahan. Atau untuk survive karena Korona melanda. Kabar baiknya, Pia bisa bertahan sampai 1 bulan untuk versi keringnya.

Bakpia pia adalah makanan khas kota Jogja. Biasa dijual sebagai oleh-oleh. Rasanya mewah, harganya murah. Kabar baiknya, hampir seluruh Indonesia kenal dengan cemilan ini. Kamu ngga akan kesulitan memasarkannya. Tertarik untuk usaha Pia Jogja secara online? kita kupas cara, modal yang dibutuhkan, media dagangnya.

Read More

Mengenal Bakpia Pia dan Sejarah Bakpia Pathuk

Saat ini, masyarakat mengenal sebagai oleh-oleh kota Yogyakarta. Bakpia adalah makanan ringan yang dibuat dari tepung berisi kacang hijau. Meski begitu, ada juga rasa lain. Seperti coklat, dan kacang lain.

Namun, sedikit banget yang tahu kalau Bakpia sebenarnya makanan impor. Menilik sejarahnya, Pia berasal dari negerit Tiongkok. Dia menjadi populer karena dijual oleh para etnis Tionghoa di masa itu.

Dilansir dari situs Kumparan.com, Sabtu (13/6/2020), Bakpia dibawa oleh imigran Tiongkok pada awal abad 20 ke Yogyakarta. Kue ini nama aslinya Tou Luk Pia. Dia bukan makanan komersil, melainkan makanan rumahan. Nah, dia hanya makanan pelengkap pada acara keagamaan etnis Tionghoa kala itu.

Tahun 1930, terjadilah depresi ekonomi di Hindai-Belanda. Dan kaum Tionghoa di Yogyakarta mengalami kemunduran ekonomi. Ide kreatif muncul, mereka menjual Tou Luk Pia ke masyarakat umum. Pada awalnya, dijual hanya dengan besek dan untuk kalangan terbatas.

Goei Gee Oee, mendirikan Bakpia Pathuk 55. Disusul Liem Yu Yen, mendirikan Bakpia Pathuk 75 tahun 1948. Keduanya masih skala rumahan. Meski begitu, sampai tahun 1975, keduanya masih merajai penjualan dan brand bakpia di kota Yogyakarta. Waktu berganti, kemasan pun berubah menjadi karton. Karena peminat semakin banyak dan usaha semakin berkembang.

Nama Pathuk sendiri, adalah nama daerah. Sekarang, di Jogja berkembang sesuai dengan nomor rumah. Misal, Bakpia Pathuk 25, atau semisalnya. Perkembangan Bakpia untuk kalangan non Tionghoa, bisa disebut karena jasa Suwarsono.

Dia adalah mantan karyawan dari Bakpia Pathuk 75. Suwarsono alisa Sonder adalah pemilik bakpia pathuk 543. Dia yang membuka akses resep ke publik. Hingga kemudian menjadi booming seperti sekarang. Meski dari beberapa versi, sebab bakpia menjadi booming adalah karena bakpia 55, 75, 25, dan ditambah dengan adanya Sonder dengan pia 543.

Sekarang kamu paham kan, kalau Bakpia bukan makanan asli Jogja? dan nomor yang ada di semua bakpia adalah nomor rumah. Atau bisa disebut identitas dari pembuatnya.

Tahun 1990, adalah tahun kesuksesan bakpia. Tahun ini semacam transisi bakpia menjadi legenda dan tersebar ke seluruh Indonesia. Bahkan ke dunia.

Namun, rupanya ada juga sejarah bakpia versi lain sejarahnya.

Asal Nama Bakpia dan Artinya

Dilansir dari laman Wikipedia.org, Sabtu (13/6/2020), pembuat Bakpia pertama kali bernama Kwik Sun Kwok, seorang pendatang dari Tiongkok pada tahun 1940. Dia menyewa tanah milik Niti Gurnito. Kemudian membuat usaha jualan kue banyak macam. Bakpia berasal dari dialek Hokian yang artinya “Bak” adalah daging, sedangkan “Pia” adalah kue.

Maka, secara bahasa bakpia artinya daging yang diisikan dalam kue. Ukurannya besar. Dan isinya daging babi. Pangsa pasarnya hanya orang Tionghoa di sana.

Kwik merasa, pasarannya sempit jika memakai daging babi saja. Ia kemudian mencoba eksplore, daging diganti kacang hijau. Memang bisa mendongkrak pasaran, akan tetapi masyarakat jawa kala itu masih under estimate. Tidak semua mau beli bakpia dari Kwik.

Liem Bok Sing adalah penjual arang. Ia juga langganan Kwik, di sini Kwik membeli arang untuk memanggang Bakpia. Ketika Kwik meninggal, usahanya diteruskan anak mantunya, Jumikem. Tak hanya sampai di sini, Nini Gurnito pemilik tanah yang disewa Kwik juga membuat Bakpia, dia memodifikasi dengan ukuran kecil dan inilah yang digadang jadi citarasa bakpia modern, yang kamu makan sampai saat ini.

Liem si penjual arang ikut membuat bakpia. Di kemudian hari, bakpia buatannya dikenal dengan nama bakpia pathuk 75. Angka 75 didapatkan karena usahanya di Jalan Pathuk nomor 75.  Tahun 1980, usaha bakpia Liem berkembang pesat. Ia memodifikasi bakpia menjadi tipis dan kecil. Dan memberikan isian mulai kacang hijau, dan variannya.

Varian Rasa Bakpia Pathuk

Ada dua jenis bakpia pia: Basah, dan kering. Untuk isiannya, ada banyak ragam. Mulai dari kacang hijau, ubi ungi, kacang, keju, dan banyak lagi. Harganya pun mulai 10 ribu sampai 60 ribuan. Jika kamu ke Jogja, mudah banget beli bakpia.

Di pasar Beringharjo, bahkan dijual grosir. Pengalaman Tukang Kuliner di pasar ini, satu kotak bakpia kering hanya dibanderol 7000 rupiah. Untuk basah, harga beragam.

Harga membedakan rasa, begitu kira-kira. Varian kering, biasanya lebih murah.

Sekarang ada juga bakpia modern atau yang disebut bakpia milenial. Isinya beda banget dengan yang lama. Tertarik beli? cek di belibakpia.com.

Daftar Varian Rasa Bakpia

  1. Kacang hijau
  2. Kumbu hitam
  3. Coklat, keju
  4. Nanas
  5. Duren
  6. Coklat Kacang
  7. Capucinno
  8. Ubi Ungu
  9. Kimpul
  10. Keju
  11. Dan banyak lagi

Peluang Usaha Bakpia Pathuk Secara Online

Apakah bakpia bisa dijual online? sangat bisa. Tukang Kuliner mencoba cek ke toko online seperti Tokopedia dan Bukalapak, begini hasilnya.

Harga bakpia pia di tokopedia

Sumbernya silakan menuju: Harga bakpia pia di Tokopedia

Jika di Tokopedia berkisar Rp20.000 sampai Rp50.000, di Bukalapak pun mirip.

harga bakpia di bukalapak

Untuk sumber silakan menuju: Harga bakpia pia di bukalapak

Tahu ngga sih, peminat bakpia dari banyak kalangan. Bahkan, beberapa waktu yang lalu ada ojek online  antar bakpia ke Jakarta. Hanya karena si ibu ngidam bakpia, ia sedang hamil. Nah, data yang ada, jelaslah kalau bakpia pia disukai seluruh lapisan masyarakat.

Jadi, kalau kamu mau jualan online, peluang masih luas. Meski ada banyak saingan. Lalu bagaimana cara agar bisa bersaing dengan yang lain?

Cara Menjual Bakpia Online dengan Model Branding

Pakai satu dua model saja dulu. Pertama Buka Official Store di Tokopedia, kemudian pakai Instagram. Meski Facebook juga bisa, tapi Tukang Kuliner rekomendasikan Instagram saja dulu.

Cara marketing di IG, banyak diulas di Google. Kursusnya juga ada. Kamu bisa manfaatkan IG Story dan Hastagh untuk mendongkrak penjualan serta brand kamu.

Beberapa hal yang harus diingat ketika main IG untuk jual adalah:

  1. Jangan berfikir closing dulu
  2. Bangun engagment sebaik mungkin
  3. Berikan feedback sebaik dan secepat mungkin
  4. Berikan manfaat untuk setiap postingan

Kesalahan fatal yang kerap dilakukan pemula dalam IG marketing adalah: Berharap penjualan di hari pertama, dan seterusnya.

Bagaimana bisa terjual jika mereka ngga kenal produk kamu? bagaimana bisa orang beli jika ngga percaya padamu?

Jadi, yang harus kamu lakukan sekarang adalah:

  • Buka akun Tokopedia, kemudian daftar jadi Power Merchant atau Official Store. Pakai brand makanan khas
  • Buat Instagram. Maksimalkan kekuatan Hastagh dan Stories.

Di Instagram, awal jangan langsung tawarkan makanan. Tapi berikan postingan yang dibutuhkan banyak orang, contoh:

  • Tip mengelola keuangan ketika plesir
  • Cara memilih bakpia pia yang tepat
  • Cara mengetahui bakpia sudah kadaluarsa tanpa melihat tanggal expired

Pokoknya cari tema menarik seputar kuliner, dan tip. Lakukan sampai banyak pengikut dan banyak interaksi. Jika sudah dapat, sesekali sisipkan jualan. Tapi, jika nama kamu brand bakpia, jika foto profil kamu sudah brandit, orang akan kenal kalau kamu penjual bakpia pia.

Mudah bukan?

Untuk tip jualan kuliner di Tokopedia akan Tukang Kuliner bahas di sesi selanjutnya. Di sini ngga akan cukup soalnya!

Kesimpulan

Jalan bakpia pia online memang banyak saingan. Namun bukan berarti ngga laku. Semua itu hanya urusan kepandaian kita berjualan saja. Nah, mempelajari skill internet marketing di era digital seperti sekarang penting juga lo.

Artikel ini bersambung ya. Selanjutnya Tukang Kuliner akan bahas “Panduan Jualan Kuliner Lengkap di Tokopedia dan Bukalapak”. Sampai jumpa pada kesempatan selanjutnya. Salam.

Daftar Pustaka:

NN.TT. “Bakpia Pathuk” diakses, 13/6/2020 <https://id.wikipedia.org/wiki/Bakpia_Pathuk>

Karja. “Menilik sejarah Bakpia Pathok, oleh-oleh khas Yogyakarta” diakses, 13/6/2020″ <https://kumparan.com/karjaid/menilik-sejarah-bakpia-pathok-oleh-oleh-khas-yogyakarta-1rQkcS4KiVk/full>

Related posts