Bisnis Makananmu Susah Berkembang? Simak Tip Usaha Kuliner ala William Wongso Berikut!

  • Whatsapp
Cara bertahan usaha kuliner di tengah Corona ala William Wongso
William Wongso dan Gordon Ramsey

Tip usaha kuliner ala William Wongso simpel sebenarnya. Ia menganjurkan agar masyarakat fokus dalam bisnis kuliner, jika ingin bertahan. Apalagi di tengah ekonomi ambruk karena pandemi. Dia juga mengatakan, Korona membuat ekonomi hancur, dan bisnis kuliner terpuruk. Namun, bertahan adalah kunci sukses dalam bisnis ini.

Fokus yang dimaksud Chef berusia 73 tahun ini adalah menjual satu produk saja. Jangan macem-macem. Sebab, dengan satu produk masyarakat akan mudah mengenal. Hemat tenaga. Tentu saja mudah untuk dikerjakan. Dalam video singkatnya, Chef yang menguasai teknik memasak Western dan Asia ini, memberikan tip untuk tetap semangat, dan bertahan.

Read More

Dilansir dari detik.com, Senin (16/6/2020), William tidak menampik kalau Korona benar-benar berimbas besar pada bisnis kuliner.

Menurutnya, ada banyak sisi positif dari Korona,”Contoh, sekarang bisa kenal teknologi. Misal live chat untuk mengobrol dengan teman-teman di dalam dan luar negeri. Diskusi bagaimana menghadapi situasi lockdown, bagaimana menghindar dari terinfeksi covid. New normal juga bisa mengajar pengetahuan tentang makanan lewat fasilitas-fasilitas ini,” ujarnya.

Sumber wawancara klik di sini

Tip Bertahan dan Memulai Jualan di Tengah Korona dan New Normal

Membuat spesialisasi adalah pesan utama dari William Wongso. Kamu bisa menjual hanya 1 jenis makanan saja.

Selain spesialisasi, menurut William, penting banget menerapkan sistem penjualan. Memanfaatkan teknologi adalah satu cara terbaik dan paling bisa dilakukan saat ini.

Tukang Kuliner merangkum beberapa tip dari William Wongso untuk bisnis kuliner. Dan rangkuman tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Sistem pemasaran sebaiknya menggunakan teknologi
  2. Memanfaatkan Pre-order dalam penjualan
  3. Membuat spesialisasi. Jika jangan jual 10 macam jenis makanan, namun jual 1 saja dan fokus
  4. Manfaatkan jaringan emosional dengan tetangga, teman atau kerabat
  5. Komunikatif dengan pembeli. Dicontohkan, jika mampu membuat lemper sehari 50, ya sudah. Tulis kekuatan dan kemampuan. Jika hari itu sudah habis, segera beritahukan pada pembeli

Nah, kalian sudah paham sekarang, kalau kuliner tidak akan pernah mati?

Ya, karena kuliner merupakan kebutuhan manusia. Sehingga akan tetap bisa dijual. Tip memulai usaha kuliner tersebut logis sekali. Bisa langsung kamu terapkan. Pokoknya, mau Korona atau New Normal kita harus tetap semangat. Bangkit menuju hidup yang lebih baik.

Semoga tip memulai usaha kuliner dari William Wongso di atas, bisa kamu praktekkan segera. Dan bisa membuatmu survive!

Related posts